BEASISWA SALAH SASARAN?
Ketidaktepatan distribusi bantuan biaya pendidikan melalui beasiswa nyaris akut. Namun tentunya semua civitas akademika berharap akan adanya perbaikan sistem informasi maupun seleksi calon penerima beasiswa di kampus ini. Bagaimana pendapat mahasiswa Fisipol tentang beasiswa yang tidak tepat sasaran? Berikut beberapa opini yang dihimpun awak Sintesa.
Pengelolaan beasiswa memang masih kurang baik. Kan pasti ada persyaratan minimal IPK, biasanya yang justru banyak dapet tuh malah orang-orang yang cukup mampu. Saya kira persyaratan utamanya harus dilihat dari pendapatan keluarga. Yang jadi masalah bagaimana mengukur validitas surat keterangan tidak mampu atau jumlah pendapatan keluarganya? Itu bisa saja diakal-akalin.
Irma Safni
JPP 2008
“Sampai saat ini mekanisme seleksi beasiswa di Fisipol belum maksimal, Penyaringan target groups (kelompok sasaran) penerima beasiswa masih parsial, artinya hanya diseleksi sepihak. Idealnya lembaga kampus ikut menyeleksi karena merekalah yang mengetahui kondisi realitas di lapangan supaya akurat dan berimbang.”
Dwi Prabowo
AN 2007
“ Beasiswa? Sayang banget disia-sia.. Setahuku kebanyakan penerima beasiswa itu cukup mampu kok. Beberapa malah menghabiskan jatah yang diterimanya untuk traktir makan-makan, hura-hura, ya intinya nggak digunain buat memenuhi biaya pendidikan seperti tujuan beasiswa itu sendiri.”
Chandra Eka Putra
Sosiologi 2009